CARA BERBISNIS

digital agency jakarta1. Dimulai dari Nol
Saat kamu pingin memulai dari nol, kamu sebenarnya memiliki keahlian yang lebih banyak dari pada pelaku usaha lain yang meneruskan sebuah bisnis mulai dari level tengah. Kamu akan belajar bagaimana cara mengatasi setiap kegagalan dan tentunya saat kamu sukses, perasaan puas itu tidak ada tandingannya. Jadi siapapun yang bilang kalau bisnis mulai dari nol itu susah, kamu harus membuktikan pada mereka bahwa tidak selamanya seperti itu.
2. Perbanyak Melihat Iklan
Saat ini sudah ada banyak sekali media yang memuat iklan-iklan properti. Sumbernya pun beragam, bisa dari internet, koran maupun papan iklan di jalan. Kamu bisa turut memasarkan properti yang sedang dijual tersebut kepada kerabat atau orang yang membutuhkan. Saat memasang harga, patok harga yang sedikit lebih tinggi agar jika terjual, kamu memperoleh keuntungan.
3. Mulai dari Lingkungan Sekitar kamu
Di sekitar kamu pasti ada banyak orang yang ingin membeli rumah atau menjualnya, kamu juga bisa mengamati dan ikut gabung pada saat terjadi pembicaraan seputar hal ini. Tanyakan lebih detail rumah seperti apa yang dicari dan lokasinya di mana. Saat kamu baru memulai bisnis, kamu bisa belajar bagaimana menjalankan usaha ini. tidak ada perjanjian kalau kamu harus mencarikan rumah sampai dapat. Jadi bisnis ini sifatnya nothing to lose. Tapi kamu juga harus rajin dan fokus dalam mencarikan properti agar hasilnya tidak sia-sia.
4. Mencari Calon Penjual
Ketika kamu sudah berdiskusi dengan calon pembeli, tugas kamu berikutnya adalah mencari calon penjual. Untuk mencari properti yang dijual, pertama kamu harus rajin mendatangi lokasi perumahan dan pameran properti yang sedang dilangsungkan di daerah kamu. Lokasi sangat menentukan harga dan minat, galilah informasi selengkap mungkin agar calon pembeli pun memiliki gambaran yang memuaskan pilihan rumah.
5. Tawarkan Kerjasama
Saat kamu telah menemukan penjual, mulailah menawarkan kerjasama. Ada baiknya menuliskan kerjasama tersebut di atas kertas agar lebih jelas dan tidak merugikan pihak mana pun. Tanyakan pula detail rumah yang dijual, seperti luas, lantai, harga, kondisi sekitar, serta cara pembayaran yang dikehendaki berikut komisi yang akan kamu dapatkan kalau berhasil menjual rumah tersebut.
Setelah mengikat kerjasama, tugas kamu adalah mencari pembeli yang tepat. Di sinilah keahlian marketing kamu di butuhkan. Kamu harus memahami cara meyakinkan calon pembeli. Perlu juga diketahui, jangan sampai melebih-lebihkan fakta mengenai keadaan properti karena itu artinya kamu sudah tidak jujur dalam berbisnis. Jika ketahuan berbohong, kemungkinan besar mereka tak mau menggunakan jasa kamu lagi.
Dari segi harga, jangan menaikkan harga terlalu tinggi karena para calon pembeli pun akan lari. Para penjual biasanya sudah memberikan ketentuan komisi yang akan kamu dapat kalau berhasil menjual rumah mereka. Oleh karena itu, perjanjian yang tertulis haruslah mengenai persentase komisi yang diberikan alih-alih menaikkan harga rumah yang sudah selangit.
6. Membuat Website untuk Promosi
teknik promosi dengan zero marketing adalah dengan menggunakan media online. Kamu bisa membagikan informasi lewat Facebook atau Twitter. Cara lainnya adalah membuat website gratis di blogger.com atau wordpress.com. Website ini nantinya bisa mempertemukan pembeli dan penjual. Namun semua kontak harus melalui kamu. jangan memberikan informasi kontak pembeli atau pun penjual di dalam website tersebut. Pemasaran lewat online akan memperluas network kamu sehingga pembeli dari luar pulau pun dapat melihat properti yang kamu sebarkan. Pastikan kamu memasang foto barang yang sebenarnya dan secara lengkap.
7. Buat Merek Usaha
Saat bisnis mulai lancar, kamu dapat membuat merek usaha sendiri agar lebih professional. Carilah nama yang mudah diingat dan pastikan kamu sudah mendaftarkan nama tersebut secara hukum agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Para calon pembeli dan penjual akan lebih percaya dengan sebuah jasa yang telah memiliki nama dan terbukti bermanfaat bagi mereka. Pada tahap ini, mendaftarkan merek usaha memang butuh biaya. Jika anggaran kamu terbatas, kamu bisa meminjam terlebih dahulu kepada kerabat keluarga atau bank dan berkomitmen untuk mengembalikannya tepat waktu.
8. Sisihkan Keuntungan
Setiap kamu memperoleh keuntungan dari komisi, pastikan kamu menyisihkan sebagian pendapatan tersebut untuk ditabungkan dan memperbesar usaha kamu nantinya. Bisa juga menyisihkan sebagian lagi untuk bersedekah. Dengan berbagi rejeki, niscaya rezeki kamu pun dimudahkan oleh Tuhan.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CARA BERBISNIS"